• 31

    Mar

    Senyum Usia Senja (3)

    [gallery] Fotografer : Oki Heryanto / Kamera : Digital Kamera Sony/ Software : Adobe Photoshop CS3 Secuil Kisah Mbah Asni Pagi baru sapa menyapa. Jalanan tampak sepi dan lengang. Dari sebuah lorong yang kecil, terdengar sayup langkah menuju jalan beraspal. di sebuah dusun perkampungan di Surabaya. Orang menyapanya dengan panggilan mbah Asni. Setiap paginya ia membuka hari dengan jualan kue dan sarapan bungkus di pojok jalan dekat rumahnya. Tangan-tangan cekatan dengan sigap melayani setiap pembeli yang datang menghampirinya. Sambil terus menatap kue-kue didalam kereta dorong buatan suami tercinta. Ketika ditanya, kenapa tidak tinggal di desa saja Mbah? Mbah Asni menjawab , Nang ndeso yo tambah kekurangan, ndak duwe opo-opo. * Saat itu juga air matanya menetes perlahan. Setelah dira
  • 23

    Mar

    Senyum Usia Senja (2)

    Akankah kita membuat sang Bunda senantiasa tersenyum hingga diusia senjanya? Beliau adalah sosok pahlawan yang membuat kita bisa berdiri tegar seperti sekarang. Bisakah kita merawatnya kelak sebagai wujud balasan cinta?Jawaban apa yang akan kita beri? Mungkin “ya” saat ini. Tetapi siapa tahu nanti karena kesibukan kita dalam bekerja, kita anggap mereka terlalu merepotkan. Apalagi kita sudah berkeluarga dan mempunyai anak. Hanya ada satu keputusan, kita akan membawa sang bunda ke panti jom...
  • 23

    Mar

    Senyum Usia Senja (1)

    Hidup ini begitu singkat, tanpa terasa umur kita bertambah dari hari ke hari.Sadarkah kita, mereka adalah bunda kita, mereka adalah orang tua kita.Kita pun kelak akan seperti mereka, kita akan menjadi bagian dari mereka - kaum jompo.Wajar jika mereka menjadi lupa, tapi wajarkah jika melupakan mereka?
  • 22

    Mar

    Love Actually

    22 Desember 2008 Kata orang, hari ini diperingati sebagai hari ibu. Mungkin ini salah wujud penghargaan yang diberikan kepada seorang ibu atas segala jasa dan pengorbanannya. Menurutku memang pantas. Aku pun mengambil ponsel yang tergeletak di meja kamar kostku. Aku mulai merangkai kata-kata indah untuk ibu. Sebelum kutekan tombol send, kubaca ulang tulisanku tadi. Terlalu berlebihan, ibuku tidak akan paham kata-kata puitis seperti ini. Kutekan tombol edit, jemariku mulai mengetik. SMS terikirm. Beberapa menit kemudian, balasan pesan ibu kuterima. “Kok pake ucapan hari ibu segala, hari ibu itu seharusnya setiap hari. Oh ya, minggu depan kamu pulang?” Aku tersenyum sendiri membaca pesan ibu. Aku jadi berpikir tentang pendapat ibu, memang benar kalau tidak cukup perhatian dan wa
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post